Sarah Belle, wanita 50 tahun asal Portland, Oregon, mendadak menjadi perbincangan setelah mengungkap kebiasaannya memakai korset 24 jam sehari. Tujuannya? Ingin memecahkan rekor pinggang terkecil dunia yang saat ini dipegang Cathie Jung dengan ukuran 15 inci (sekitar 38 cm).

Awal Mula Korset: Dari Postur ke Obsesi

Semua bermula pada 2012, saat Sarah mencari solusi untuk postur tubuhnya yang sering membungkuk karena berlama-lama mengerjakan proyek seni. Ia kemudian menemukan korset berbahan baja yang ternyata tidak hanya memperbaiki postur, tapi juga membuat tubuh terlihat lebih ramping. Ketertarikan itulah yang mendorongnya memulai waist training secara serius.

Selama lebih dari satu dekade, ukuran pinggangnya berhasil menyusut drastis dari 27 inci (68 cm) menjadi 23 inci (58 cm). Kini ia bertekad mencapai 15 inci—ukuran yang sama dengan rekor dunia saat ini.

Korset 24 Jam: Saat Tubuh Jadi Karya Seni

Sarah mengaku hampir tidak pernah melepas korset, bahkan saat tidur. Menurutnya, tubuh akan kembali ke bentuk semula jika terlalu lama tanpa korset. Ia juga memakainya saat berolahraga, meski dengan model yang lebih longgar. Pernah ia berlari sejauh 2-3 mil sambil tetap berkorset.

Meski banyak yang mengkritik kebiasaannya sebagai ekstrem dan memicu standar kecantikan tidak realistis, Sarah punya pandangan berbeda. "Aku melihat tubuh sebagai bentuk seni. Korset itu seperti perpaduan antara pakaian, patung, dan karya seni," ujarnya.

Bisnis Korset: Kreativitas Tanpa Batas

Kini, Sarah membuat korset sendiri agar ukurannya lebih pas dan nyaman. Ia bahkan menjalankan bisnis pembuatan korset dan tengah mengerjakan desain bertema peri untuk salah satu klien. Baginya, memiliki pinggang kecil bukan tujuan utama, melainkan kenikmatan dalam proses kreatif dan teknik pembuatan korset.

"Apa yang paling aku suka adalah kreativitas dan kemungkinan artistiknya," tutup Sarah. Kisahnya mengingatkan kita bahwa di balik tren ekstrem, selalu ada cerita tentang seni, identitas, dan pilihan pribadi.

Reporter: Sabriansyah Putra